Rabu, 06 Februari 2013

Pengasingan



Pengasingan

Aku tahu, surat ini, seperti juga cintaku, takkan sampai padamu.
Tetapi menulis namamu, adalah ibadah seperempat malam
Setelah syair dan lilinlilin mati dengan sendirinya.
Tak ada apaapa lagi, kekasih. Selain tinta
Dan dadaku yang sunyi

Aku mungkin tak ingin pulang,
Setelah tanah dan cinta kita dirampas.
Tetapi kebaya hijaumu,
Terus menjelma lumut di airmata yang tiap pagi kuseduh.
rindu menikam punggungku, berkalikali, di pembuangan ini
Pongoibuon au' Bua'...
Karena kehilanganmu, adalah terasing paling sedih.

Salemba Tengah, 14 Oktober 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar